Ambon, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Ambon terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. Melalui pemanfaatan lahan tidur menjadi kebun produktif, warga binaan berhasil memanen 20 ikat kangkung, Sabtu (22/5) .

Kegiatan ini menjadi bagian dari program kemandirian pangan, yang bertujuan untuk meningkatkan keterampilan warga binaan sekaligus mendukung ketahanan pangan di lingkungan pemasyarakatan.

Kepala Lapas Ambon, Hendra Budiman, menyampaikan bahwa kegiatan bercocok tanam ini merupakan sarana pembinaan yang berorientasi pada masa depan. 

“Setiap hasil panen adalah bukti nyata bahwa warga binaan mampu berkontribusi positif. Kami ingin mereka belajar nilai kerja keras dan tanggung jawab, sehingga saat kembali ke masyarakat mereka sudah memiliki bekal keterampilan,” ujar Kalapas.

Kasi Giatja, Zulkipli Salampessy, menekankan bahwa hasil panen tidak hanya menjadi simbol pembinaan, tetapi juga langsung dimanfaatkan. 

“Kangkung yang dipanen digunakan untuk kebutuhan dapur lapas. Dengan begitu, warga binaan bisa merasakan hasil kerja mereka sendiri, sehingga pembinaan terasa lebih nyata dan berkesinambungan,” jelasnya.

Salah seorang warga binaan berinisial M mengungkapkan rasa bangga atas pencapaian panen kali ini. 

“Melihat tanaman tumbuh dan akhirnya dipanen memberi kami rasa percaya diri. Ada kebahagiaan tersendiri ketika hasil kerja kami bisa dinikmati bersama,” katanya.

Melalui kegiatan ini, Lapas Ambon menegaskan bahwa pembinaan kemandirian pangan bukan sekadar rutinitas, melainkan langkah strategis untuk menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang produktif, berdaya guna, dan memberi manfaat nyata.

Kontributor : Humas Lapas Ambon

Discover more from KANWIL DITJENPAS MALUKU

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading