0-4096×3072-0-0-{}-0-24#

Banda Naira, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Bandanaira hadirkan pembinaan kepribadian melalui pembelajaran tahsin Al-Qur’an bagi Warga Binaan kembali terlaksana dengan khidmat di Musala At-Taubah, Selasa (26/5). Kegiatan ini menjadi upaya berkelanjutan dalam membentuk karakter religius dan meningkatkan kualitas spiritual Warga Banan melalui pendekatan keagamaan yang terarah.

Kepala Lapas Bandanaira, Abdul Samad Rumuar, menyampaikan bahwa pembinaan keagamaan menjadi salah satu pilar penting dalam proses Pemasyarakatan. Melalui kegiatan ini, diharapkan Warga Binaan tidak hanya mampu membaca Al-Qur’an, tetapi juga memahami dan mengamalkan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya.

“Melalui program tahsin ini, kami ingin menghadirkan pembinaan yang menyentuh hati dan mampu membawa perubahan nyata bagi Warga Binaan. Ini adalah bagian dari upaya membentuk pribadi yang lebih baik dan siap kembali ke masyarakat,” ujarnya. ‎

Senada, Kepala Subseksi Pembinaan, Rustam Kasoor, mengatakan kegiatan tahsin Al-Qur’an ini memiliki dampak positif terhadap pembentukan sikap dan perilaku Warga Binaan. 

“Melalui pembelajaran tahsin, Warga Binaan tidak hanya belajar membaca Al-Qur’an dengan benar, tetapi juga belajar tentang kesabaran, ketekunan, dan kedisiplinan dalam memperbaiki diri,” ujarnya.‎

Pembelajaran dipandu langsung oleh Kepala Kantor Urusan Agama Kecamatan Kepulauan Banda, Ustaz Saleh Saad Minggu, yang memberikan materi tahsin, yaitu perbaikan bacaan Al-Qur’an sesuai kaidah tajwid dan makharijul huruf. Kehadiran pemateri dari luar memberikan warna baru dalam proses pembinaan sehingga Warga Binaan mendapatkan pengalaman belajar yang lebih komprehensif.

Warga Binaan mengikuti kegiatan dengan antusias, memperhatikan setiap arahan, dan mempraktikkan bacaan secara bergantian di hadapan pemateri. Salah satu Warga Binaan, Adi, mengungkapkan rasa syukurnya dapat mengikuti pembelajaran tersebut. “Bacaan kami menjadi lebih baik dan kami lebih memahami cara membaca Al-Qur’an sesuai aturan,” tuturnya.

Diharapkan melalui pembinaan tahsin Al-Qur’an ini, Warga Binaan meningkatkan kualitas ibadah, memperkuat keimanan, dan menjadikan nilai-nilai Al-Qur’an sebagai pedoman hidup setelah kembali ke tengah masyarakat.


Kontributor : Humas Lapas Bandanaira

Discover more from KANWIL DITJENPAS MALUKU

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading