Banda Naira, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Bandanaira panen kangkung hasil program pembinaan kemandirian Warga Binaan. Kegiatan panen yang berlangsung di lahan Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE), Jumat (29/5), menghasilkan sebanyak 25 ikat kangkung segar. 

‎Panen tersebut merupakan upaya pemanfaatan lahan produktif yang dikelola secara berkelanjutan oleh Warga Binaan dibawah pengawasan petugas. Seluruh proses budidaya dilakukan secara rutin, mulai dari pengolahan lahan, penanaman, perawatan, hingga masa panen.

‎Kepala Lapas Bandanaira, Abdul Samad Rumuar, menegaskan bahwa program pembinaan kemandirian di bidang pertanian akan terus dikembangkan sebagai bentuk komitmen mewujudkan Lapas yang produktif serta mendukung ketahanan pangan nasional.

‎”Program pertanian ini merupakan salah satu bentuk pembinaan positif bagi Warga Binaan. Kami ingin memberikan bekal keterampilan sekaligus menanamkan semangat produktif kepada mereka,” ujarnya. 

‎Sementara itu, Kepala Subseksi Pembinaan, Rustam Kasoor, menyampaikan bahwa kegiatan pertanian menjadi sarana pembinaan karakter dan keterampilan bagi Warga Binaan.

‎”Warga Binaan tidak hanya belajar bercocok tanam, tetapi juga dibiasakan untuk disiplin, bertanggung jawab, dan bekerja sama selama proses budidaya berlangsung,” katanya. 

‎Salah satu Warga Binaan, Topan, mengaku senang dapat terlibat dalam kegiatan pertanian tersebut. “Saya merasa senang bisa ikut merawat tanaman sampai panen seperti sekarang. Selain menambah pengalaman, kegiatan ini juga membuat kami lebih semangat dan belajar memanfaatkan waktu dengan hal yang bermanfaat,” ungkapnya.

‎Melalui kegiatan panen ini, diharapkan program pembinaan kemandirian di sektor pertanian pada Lapas Bandanaira dapat terus berjalan optimal, memberikan manfaat bagi Warga Binaan, serta mendukung terciptanya lingkungan Lapas yang produktif, mandiri, dan bermanfaat.

Kontributor : Humas Lapas Bandanaira

Discover more from KANWIL DITJENPAS MALUKU

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading