
Langgur, Info_Pas – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tual terus membuktikan komitmennya dalam memberikan pelayanan prima bagi kelompok rentan. Langkah nyata ini diwujudkan melalui pelaksanaan program pemeriksaan medis intensif yang dipusatkan di Klinik Pratama Lapas Tual guna memantau kondisi fisik para Warga Binaan berusia senja, Senin (08/06).
Kepala Subseksi (Kasubsi) Perawatan Lapas Tual, Abdullah Rengur, menjelaskan bahwa pemeriksaan berkala ini merupakan bagian dari pemenuhan hak dasar sekaligus bentuk pendekatan pelayanan yang humanis. Pihak Lapas ingin memastikan tidak ada warga binaan yang terabaikan kesehatannya meskipun berada di dalam masa pidana. “Kami ingin memastikan keterbatasan ruang gerak di dalam Lapas tidak menjadi penghalang bagi para lansia untuk memperoleh deteksi dini dan pemantauan kesehatan yang optimal. Melalui pemeriksaan rutin ini, kami dapat menyaring faktor risiko kesehatan secara berkala dan terukur,” ujar Rengur.
Di tempat yang sama, Dokter Lapas Tual, dr. Eka Pratiwi Surya, memaparkan bahwa fokus utama pemeriksaan medis bagi lansia dititikberatkan pada skrining penyakit degeneratif. Tim medis secara intensif melakukan pengukuran tekanan darah, kadar gula darah, kolesterol, asam urat, serta memberikan suplemen vitamin penunjang daya tahan tubuh. “Kondisi fisik lansia tentu lebih rentan terhadap penyakit kronis. Oleh karena itu, selain pengecekan fisik dan laboratorium mini, kami juga aktif memberikan edukasi pola hidup sehat, seperti menjaga pola makan rendah purin dan melakukan aktivitas fisik ringan. Sejauh ini, kondisi kesehatan para lansia di Lapas Tual terpantau stabil,” jelas dr. Eka Pratiwi.
Program layanan kesehatan intensif dan gratis ini disambut baik oleh para penghuni blok. Sakilat, salah seorang Warga Binaan lansia yang turut mengantre pemeriksaan, mengaku merasa sangat terbantu dan tenang dengan adanya perhatian tulus dari petugas kesehatan Lapas. “Kami merasa sangat bersyukur dengan layanan ini. Di usia tua seperti sekarang, sering kali muncul keluhan badan pegal atau pusing. Namun dengan adanya dokter dan perawat yang rutin memeriksa, kami jadi merasa tenang karena selalu mendapatkan obat dan vitamin gratis tanpa perlu khawatir,” ungkapnya penuh rasa syukur.
Melalui konsistensi penyediaan layanan medis ini, Klinik Lapas Tual berharap dapat terus menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang sehat, kondusif, dan humanis, sekaligus mendukung keberhasilan proses reintegrasi sosial para warga binaan saat kembali ke masyarakat nantinya.
Kontributor : Humas Lapas Ambon

Leave a Reply