
Banda Naira, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Bandanaira kembali gelar razia blok hunian sebaga deteksi dini gangguan keamanan dan ketertiban (kamtib), Rabu(24/6). Razia dipimpin oleh Kepala Subseksi Kamtib, Amier Azan, bersama petugas regupengamanan dan staf kamtib. Kegiatan dilaksanakan sebagai upaya mewujudkan Lapas yangbersih dari handphone, narkoba, dan barang terlarang lainnya.
Penggeledahan dilakukan secara menyeluruh di setiap kamar hunian dengan tetapmengedepankan pendekatan humanis, profesional, dan persuasif. Seluruh Warga Binaan bersikap kooperatif sehingga proses pemeriksaan berlangsung aman, tertib, dan lancar. Selain mencegah masuk dan beredarnya handphone, narkoba, serta senjatatajam, razia juga difokuskan pada barang-barang yang berpotensi menimbulkan gangguan kamtib di dalam lapas.
Dari hasil penggeledahan yang berlangsung selama 35 menit, petugas tidak menemukanhandphone maupun narkoba. Namun, sejumlah barang yang berpotensi menimbulkangangguan kamtib berhasil diamankan antara lain gunting, silet, korek api, pena, obat antibiotik, paku, dan botol parfum kaca. Seluruh barang tersebut langsung disita untukdimusnahkan sesuai ketentuan yang berlaku.
Amier Azan menegaskan bahwa razia rutin merupakan instrumen penting dalammenjagastabilitas kamtib di lingkungan lapas. Menurutnya, setiap barang yang berpotensi disalahgunakan harus segera ditindaklanjuti karena sekecil apa pun risikonya dapat memicugangguan kamtib apabila tidak diawasi dengan baik.
“Razia ini kami laksanakan secara konsisten untuk memastikan tidak ada celah bagi masukmaupun beredarnya barang-barang yang dapat mengganggu kamtib. Temuan yang kami amankan hari ini menunjukkan pentingnya pengawasan berkelanjutan agar setiap potensi risiko dapat dicegah sejak dini,” ujar Amier.
Sementara itu, Kepala Lapas Bandanaira, Abdul Samar Rumuar, menegaskan bahwapenguatan kamtib harus dimulai dari langkah-langkah preventif yang dilakukan secaraberkesinambungan. Razia rutin menjadi bentuk komitmen nyata Lapas Bandanaira dalammenjaga integritas Pemasyarakatan sekaligus mendukung Program Aksi KementerianImigrasi dan Pemasyarakatan Tahun 2026.
“Kami tidak akan memberikan ruang bagi keberadaan barang terlarang maupun benda yangberpotensi mengganggu kamtib. Razia merupakan bentuk komitmen kami untuk memastikanLapas Bandanaira tetap aman, tertib, dan kondusif sebagai tempat pembinaan berkualitas bagi Warga Binaan,” tegas Samad.
Melalui razia yang dilaksanakan secara rutin dan terukur, Lapas Bandanaira terus memperkuat sistem deteksi dini terhadap potensi gangguan kamtib. Langkah ini diharapkanmenjaga stabilitas keamanan sekaligus menciptakan lingkungan Pemasyarakatan yang aman, tertib, dan produktif bagi seluruh Warga Binaan.
Kontributor : Humas Lapas Bandanaira

Leave a Reply