
Langgur – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tual menunjukkan aksi nyata kepedulian sosial dengan menyalurkan paket bantuan sosial (bansos) kepada keluarga dari warga binaan. Program ini bertujuan untuk meringankan beban ekonomi keluarga yang ditinggalkan selama warga binaan menjalani masa pidana, Rabu (24/06).
Kepala Lapas (Kalapas) Tual, Nurchalis Nur, menyatakan bahwa program ini merupakan bagian dari pembinaan eksternal dan bentuk sinergi humanis antara penegak hukum dan masyarakat.
“Kami memahami bahwa ketika seseorang menjalani masa hukuman, keluarga di rumah seringkali kehilangan tulang punggung pencari nafkah. Bansos ini adalah bentuk kehadiran negara untuk memastikan bahwa keluarga warga binaan tidak merasa sendirian dan tetap mendapatkan dukungan moral serta material,” ujar Nurchalis.
Edoardus, salah satu perwakilan keluarga warga binaan yang hadir menerima bantuan mengungkapkan rasa haru dan terima kasihnya atas kepedulian yang diberikan oleh pihak Lapas.
“Bantuan ini sangat berarti bagi kami di rumah. Sejak anak saya ditahan, kondisi ekonomi kami memang cukup sulit. Kami sangat bersyukur pihak Lapas Tual tidak hanya membina suami saya di dalam, tetapi juga peduli dengan nasib kami yang di luar,” ungkapnya.
Rasa lega dan syukur juga terpancar dari raut wajah Soni, warga binaan yang mengetahui keluarganya mendapatkan perhatian dari pihak Lapas.
“Saya merasa sangat lega dan tenang di dalam sini. Khawatir dengan kondisi keluarga di rumah selalu membuat saya kepikiran. Dengan adanya bantuan ini, saya bisa lebih fokus mengikuti program pembinaan di Lapas tanpa harus terus-menerus cemas dengan urusan dapur mereka,” ujarnya.
Kegiatan penyaluran bansos ini berjalan dengan aman, tertib, dan penuh khidmat. Pihak Lapas Tual berharap program serupa dapat terus berjalan secara konsisten guna membangun hubungan yang harmonis serta mendukung proses reintegrasi sosial warga binaan ke masyarakat nantinya.
Kontributor : Humas Lapas Tual

Leave a Reply