Langgur, INFO_PAS — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tual kembali menunjukkan keberhasilan dalam  program pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan. Kali ini, area asimilasi Lapas Tual berhasil  dipenuhi nuansa hijau dari panen sayur kangkung segar sebanyak 29 kilogram, Jumat (31/07). 

Kepala Seksi Bimbingan Narapidana/Anak Didik dan Kegiatan Kerja Lapas Tual, Iswan Ternate,  menyatakan bahwa kegiatan agribisnis ini merupakan komitmen sarana asimilasi edukasi. “Kami terus  konsisten memberikan wadah produktif bagi warga binaan. Hasil panen ini membuktikan bahwa  sistem pembinaan di dalam Lapas berjalan optimal dan berdampak nyata bagi ketahanan pangan  internal maupun masyarakat sekitar,” ujarnya. 

Proses pemanfaatan lahan tidur ini dikawal langsung oleh jajaran subseksi kegiatan kerja. Kepala  Subseksi Kegiatan Lapas Tual, L. Laitera, menjelaskan teknis perawatan yang dilakukan hingga  mencapai target panen optimal. “Lahan yang kami gunakan dirawat intensif dengan pupuk organik  buatan warga binaan sendiri. Angka 29 kilogram kangkung konvensional ini melampaui target berkala  kami, dan seluruh prosesnya murni hasil keringat teman-teman warga binaan di bawah pengawasan  ketat,” jelasnya. 

Rasa bangga dan optimisme juga terpancar dari Noho, salah satu Warga Binaan yang terlibat aktif  dalam kelompok tani Lapas. Ia mengaku mendapat banyak bekal keterampilan berharga untuk masa  depannya nanti. “Awalnya saya tidak tahu cara bertani yang benar. Di sini kami diajarkan dari nol,  mulai dari semai benih, merawat, sampai panen hari ini. Kami senang bisa produktif dan punya  keahlian bertani untuk modal bekerja saat bebas nanti,” ungkapnya. 

Seluruh hasil panen kangkung tersebut sebagian dialokasikan untuk memenuhi kebutuhan gizi dapur  Lapas, sementara sebagian lainnya dipasarkan kepada petugas dan masyarakat sekitar sebagai  Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP).

Kontribur : Humas Lapas Tual

Discover more from KANWIL DITJENPAS MALUKU

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading