Langgur, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tual terus berkomitmen menjaga stabilitas  keamanan dan ketertiban di dalam lingkungan koridor hunian. Sebagai bentuk deteksi dini terhadap  potensi gangguan keamanan, jajaran kesatuan pengamanan melakukan penggeledahan mendadak  pada kamar hunian warga binaan, Senin (07/09). 

Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (Ka. KPLP) Lapas Tual, Keneth Huwae,  menegaskan bahwa razia ini merupakan agenda rutin yang ditingkatkan guna memastikan Lapas  bebas dari barang-barang terlarang. Beliau menyatakan bahwa tindakan tegas ini diambil demi  menciptakan suasana kondusif dan aman, baik bagi sesama warga binaan maupun petugas yang  berdinas. 

“Kami tidak akan menoleransi adanya barang-barang berbahaya di dalam blok hunian. Penggeledahan  ini murni dilakukan untuk menegakkan aturan dan memastikan fungsi pembinaan berjalan tanpa  hambatan keamanan,” ujar Keneth. 

Operasi penertiban ini dipimpin langsung oleh Kepala Subseksi (Kasubsi) Keamanan, Oscar Rumangun.  Petugas menyisir setiap sudut kamar, mulai dari tempat tidur, loker baju, hingga fasilitas sanitasi di  dalam blok. Dari hasil penyisiran tersebut, petugas berhasil menemukan dan mengamankan sejumlah  barang yang dilarang keras berada di dalam area hunian meliputi 1 pisau dumpul, 1 gunting, 1 pecahan  kaca, 1 botol kaca, 3 paku dan 1 korek gas.  

“Barang-barang ini sangat rawan disalahgunakan dan berpotensi memicu gangguan kamtib. Seluruh  hasil temuan langsung kami data untuk kemudian dimusnahkan. Kami juga memberikan edukasi dan  teguran langsung kepada warga binaan di kamar terkait agar tidak mengulangi perbuatan tersebut,”  jelas Oscar. 

Pasca penggeledahan, situasi di Lapas Kelas IIB Tual dilaporkan aman, tertib, dan dikendalikan penuh  oleh petugas. Pihak manajemen Lapas memastikan akan terus memperketat jalur lalu lintas barang  dan mengintensifkan razia serupa di waktu-waktu mendatang.

Kontributor : Humas Lapas Tual

Discover more from KANWIL DITJENPAS MALUKU

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading