
Piru, INFO_PAS — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Piru menunjukkan respon cepat terhadap kondisi sarana pengamanan dengan melakukan perbaikan Pagar HSS anti panjat dan tembok pondasi yang mengalami kerusakan, Senin (7/9). Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya deteksi dini untuk mencegah potensi gangguan keamanan dan ketertiban (kamtib) di lingkungan Lapas.
Kegiatan dilaksanakan oleh Seksi Keamanan dan Ketertiban. Perbaikan dilakukan melalui pengelasan pada bagian pagar HSS anti panjat yang telah keropos. Petugas juga menutup lubang pada tembok pondasi pagar yang muncul akibat penurunan tanah.
Kepala Subseksi Keamanan, Williams Lelapary mengatakan, kerusakan pada pagar menjadi perhatian untuk segera ditangani agar tidak berkembang dan memengaruhi fungsi pengamanan. Pemeriksaan serta perbaikan dilakukan dengan memastikan bagian yang mengalami kerusakan kembali dalam kondisi layak.
“Kami langsung menangani bagian pagar yang sudah keropos dan menutup lubang pada pondasi akibat penurunan tanah. Respon cepat ini penting agar kondisi sarana pengamanan tetap kuat dan tidak memberikan celah yang berpotensi mengganggu keamanan,” ujar Williams.
Sementara itu, Kepala Seksi Administrasi Keamanan dan Ketertiban, Hendro Suatrian, menilai pemeliharaan sarana pengamanan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari deteksi dini. Menurutnya, kondisi fisik sarana harus menjadi perhatian bersama melalui pemeriksaan secara berkala.
“Deteksi dini tidak hanya dilakukan melalui kontrol dan pengawasan petugas, tetapi juga dengan memastikan sarana pengamanan selalu dalam kondisi baik. Setiap kerusakan yang ditemukan harus segera ditindaklanjuti,” ungkap Hendro.
Terpisah, Kepala Lapas Piru, Hery Kusbandono, menegaskan bahwa respon cepat terhadap setiap potensi kerawanan merupakan bagian dari komitmen Lapas dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.
“Kami terus mendorong langkah preventif dan respon cepat terhadap setiap potensi kerawanan. Pemeliharaan sarana pengamanan ini menjadi bagian dari komitmen kami mendukung Zero Halinar dan 15 Program Aksi Kemenimipas, khususnya dalam memperkuat keamanan dan ketertiban,” tegas Hery.
Perbaikan tersebut menjadi bukti bahwa Lapas Piru terus mengedepankan langkah preventif dalam menjaga keamanan. Dengan pemeriksaan rutin, respon cepat, dan pemeliharaan sarana secara berkelanjutan, Lapas Piru berkomitmen menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan kondusif.
Kontributor : Humas Lapas Piru

Leave a Reply