Langgur, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tual berkomitmen penuh dalam  menjaga kondisi fisik dan memenuhi hak medis para penghuninya. Komitmen tersebut diwujudkan  melalui pelaksanaan pemeriksaan kesehatan gratis secara massal dan berkala bagi seluruh Warga  Binaan. Langkah proaktif ini diambil sebagai bentuk deteksi dini serta pengendalian penyakit menular  di dalam blok hunian, khususnya Tuberkulosis (TBC), HIV-AIDS, hingga Penyakit Infeksi Menular  Seksual (IMS), Kamis (15/10).

Kegiatan ini merupakan implementasi nyata dari program aksi Kementerian Imigrasi dan  Pemasyarakatan dalam memberikan pelayanan kesehatan yang optimal di lingkungan  pemasyarakatan. Selain itu, langkah strategis ini juga berjalan sejalan dengan Asta Cita Presiden  Republik Indonesia, khususnya dalam memperkuat pembangunan sumber daya manusia (SDM) serta  menjamin layanan kesehatan yang berkeadilan bagi seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali.

Upaya kolaboratif ini menggandeng tenaga medis dari Puskesmas Ohoijang Watdek selaku mitra  strategis pelayanan kesehatan di wilayah setempat. Pemeriksaan intensif yang dilakukan meliputi tes  Voluntary Counseling and Testing (VCT) untuk HIV, skrining dahak untuk TBC, pemeriksaan gejala IMS,  hingga pengecekan kesehatan dasar seperti tekanan darah dan gula darah.

Dokter Lapas Kelas IIB Tual, dr. Eka Pratiwi Surya, menjelaskan bahwa pemantauan kelompok risiko di  dalam lingkungan lapas sangat vital agar penanganan atau intervensi medis dapat berjalan lebih cepat.

“Fokus kami adalah screening dini, mulai dari pengecekan tensi hingga gejala klinis penyakit menular  lainnya. Dengan pemeriksaan rutin ini, apabila ditemukan indikasi gejala atau kasus positif,  penanganan medis lanjutan berupa pengobatan standar dapat segera dipetakan secara cepat guna  memutus rantai penularan di lingkungan hunian,” ujar dr. Eka.

Pada kesempatan yang sama, Penanggung jawab program Tuberkulosis (TB) dan HIV di UPTD  Puskesmas Ohoijang Watdek, Joala Lusi Verawaty Tharob, yang mendampingi jalannya skrining massal  menegaskan pentingnya sinergi lintas instansi ini demi mewujudkan pemerataan akses kesehatan  yang humanis.

“Kami memberikan dukungan penuh dalam aspek pencegahan dan edukasi terkait Pola Hidup Bersih  dan Sehat (PHBS). Selain melakukan tes darah dan skrining dahak, pendataan riwayat kesehatan para  warga binaan kami lakukan secara cermat agar penyaluran kebutuhan obat-obatan maupun vitamin  penguat imunitas dapat terdistribusi tepat sasaran,” ungkapnya.

Melalui sinergi pemeriksaan kesehatan berkala ini, Lapas Kelas IIB Tual bersama Puskesmas Ohoijang  Watdek berharap dapat terus mempertahankan lingkungan pemasyarakatan yang bersih, aman,  kondusif, dan terbebas dari ancaman penularan penyakit berbahaya.

Kontributor : Humas Lapas Tual

Discover more from KANWIL DITJENPAS MALUKU

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading