Ambon_INFO PAS – Penguatan pengawasan berbasis teknologi digital terus menjadi perhatian Direktorat Jenderal Pemasyarakatan. Hal ini diwujudkan melalui Sosialisasi dan Uji Coba Dashboard Trans Siberpas dalam rangka pengembangan Sistem Pengawasan Melalui Patroli Siber yang diselenggarakan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, Rabu (4/11).
Kegiatan yang dilaksanakan secara daring tersebut diikuti Kepala Bidang Pelayanan dan Pembinaan Kanwil Ditjenpas Maluku, Novriadi, bersama jajaran serta petugas yang membidangi keamanan di lingkungan Kanwil Ditjenpas Maluku.

Direktur Pengamanan dan Intelijen Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, Tatan Dirsan Atmaja, menekankan bahwa pengawasan pemasyarakatan harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital. Pemanfaatan Dashboard Trans Siberpas diharapkan menjadi instrumen pendukung untuk memperkuat deteksi dini, mengantisipasi potensi gangguan keamanan, serta meningkatkan efektivitas pengawasan.
“Pengawasan pemasyarakatan tidak hanya dilakukan secara konvensional, tetapi juga harus mampu menjangkau ruang digital. Melalui Sistem Pengawasan Melalui Patroli Siber, kita ingin membangun pola pengawasan yang lebih responsif, terintegrasi, dan mampu mendeteksi potensi gangguan sejak dini. Karena itu, diperlukan keseriusan seluruh jajaran dalam memahami dan mengoptimalkan penggunaan sistem ini,” tegas Tatan.

Kepala Bidang Pelayanan dan Pembinaan, Novriadi, menyampaikan bahwa transformasi pengawasan melalui teknologi merupakan kebutuhan dalam menghadapi tantangan pemasyarakatan yang semakin kompleks.
“Pemanfaatan teknologi menjadi langkah penting untuk memperkuat deteksi dini dan meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas. Kami mendukung implementasi Dashboard Trans Siberpas agar jajaran semakin responsif, terukur, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi,” ungkap Novriadi.

Sementara itu, salah satu petugas yang membidangi keamanan di lingkungan Kanwil Ditjenpas Maluku, Yosina Van Harling, menilai pemahaman terhadap sistem pengawasan digital perlu diikuti dengan kesiapan dan peningkatan kompetensi petugas.
“Melalui sosialisasi dan uji coba ini, kami memperoleh pemahaman mengenai pemanfaatan Dashboard Trans Siberpas dalam mendukung pengawasan. Ke depan, kami siap meningkatkan kemampuan dan mengoptimalkan pemanfaatan teknologi untuk membantu mendeteksi potensi gangguan keamanan dan ketertiban sejak dini,” ujar Yosina. Ia juga menambahkan bahwa pengawasan digital membutuhkan ketelitian, kedisiplinan, dan tanggung jawab petugas dalam mengelola informasi agar setiap potensi kerawanan dapat ditindaklanjuti sesuai ketentuan.

Kanwil Ditjenpas Maluku berkomitmen mendukung penguatan sistem pengawasan berbasis teknologi melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia dan optimalisasi pemanfaatan Dashboard Trans Siberpas. Langkah ini diharapkan mampu memperkuat deteksi dini, meningkatkan kesiapsiagaan, serta mewujudkan keamanan dan ketertiban di lingkungan pemasyarakatan.