
Piru, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Piru mengikuti kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Kinerja Periode Januari–Oktober 2026 yang diselenggarakan oleh Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Maluku secara daring, Kamis (5/11). Kegiatan yang diikuti enam Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan tersebut menjadi sarana evaluasi dan penguatan akuntabilitas pelaksanaan tugas dan fungsi Pemasyarakatan, dengan Kalapas Piru, Hery Kusbandono, hadir langsung untuk memaparkan capaian kinerja Lapas Piru.
Dalam pemaparannya, Hery menyampaikan berbagai capaian Lapas Piru selama periode Januari hingga Oktober 2026, meliputi realisasi anggaran, pendataan Barang Milik Negara (BMN), pemusnahan arsip, serta penggunaan aplikasi SRIKANDI. Evaluasi juga mencakup pelaporan melalui aplikasi Star Proaksi dan Star Hukerma, kelengkapan data pegawai pada Simwaipas, pelaporan Simonev Bama, implementasi Satu Data Pemasyarakatan, pelaporan Star RB dan ZI, serta hasil survei SPAK dan SPKP.
Kalapas Piru, Hery Kusbandono, menyampaikan bahwa evaluasi menjadi bagian penting dalam memastikan capaian kinerja tetap terjaga sekaligus mendorong peningkatan kualitas pelaksanaan tugas.
“Melalui kegiatan ini, kami dapat melihat kembali capaian yang telah dilaksanakan selama periode Januari hingga Oktober. Kami berkomitmen untuk mempertahankan hasil yang telah dicapai serta terus melakukan perbaikan agar kinerja Lapas Piru ke depan semakin baik,” ujar Hery.
Plh. Kakanwil Ditjenpas Maluku, Novriadi, menekankan pentingnya menjadikan evaluasi sebagai instrumen penguatan kinerja dan peningkatan kualitas pelaksanaan tugas seluruh UPT Pemasyarakatan.
“Capaian yang telah diraih perlu dipertahankan dan ditingkatkan. Evaluasi ini hendaknya menjadi motivasi bagi seluruh UPT untuk terus memperbaiki kinerja dan memberikan kontribusi terbaik bagi organisasi,” ungkap Novriadi.
Sementara itu, Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum Kanwil Ditjenpas Maluku, Sarwono, turut menegaskan pentingnya ketertiban administrasi, kelengkapan data, serta konsistensi pelaporan sebagai bagian dari akuntabilitas organisasi.
“Ketepatan dan kelengkapan administrasi merupakan fondasi penting dalam mendukung tata kelola organisasi yang baik. Setiap data dan laporan harus terus dijaga kualitas serta konsistensinya,” tutur Sarwono.
Melalui kegiatan Monev ini, Lapas Piru berkomitmen mempertahankan capaian kinerja yang telah diraih serta terus meningkatkan akuntabilitas, tata kelola organisasi, dan kualitas pelayanan Pemasyarakatan.
Kontributor : Humas Lapas Piru

Leave a Reply