Ambon, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Ambon kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung ketahanan pangan melalui kegiatan pertanian. Warga binaan berhasil melakukan panen selada sebanyak 35 ikat. Hasil panen tersebut langsung didistribusikan ke salah satu swalayan di Kota Ambon sebagai bentuk nyata kontribusi Lapas terhadap kebutuhan pangan masyarakat, Jumat (29/5).

Program ini merupakan bagian dari Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan yang menekankan pentingnya Kemandirian Pangan melalui kegiatan pertanian di Lapas. Dengan adanya program ini, warga binaan tidak hanya menjalani masa hukuman, tetapi juga mendapatkan kesempatan untuk belajar dan bekerja secara produktif. 

Kalapas Ambon, S. Hendra Budiman, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan hanya sekadar panen, tetapi juga bagian dari pembinaan kemandirian. Ia juga menambahkan bahwa hasil panen yang didistribusikan ke swalayan merupakan bukti nyata bahwa produk pertanian warga binaan bisa diterima masyarakat

“Kami ingin warga binaan memiliki keterampilan yang bermanfaat, sehingga setelah bebas mereka bisa mandiri dan berdaya. Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa warga binaan mampu menghasilkan sesuatu yang bermanfaat dan bernilai ekonomi bagi masyarakat,” ungkapnya.

Sementara itu, Kasi Giatja Zulkipli Salampessy menyampaikan bahwa keberhasilan panen kali ini menjadi bukti kerja keras warga binaan. Menurutnya, kegiatan bercocok tanam telah menjadi rutinitas yang membangun kedisiplinan. 

“Setiap ikat selada yang dipanen adalah hasil dari ketekunan dan kerja sama mereka. Ini adalah proses pembelajaran sekaligus pembinaan mental,” tuturnya.

Salah satu warga binaan berinisial D yang ikut serta dalam panen mengungkapkan rasa bangga atas pencapaian tersebut. Ia mengatakan bahwa kegiatan ini membuat dirinya merasa lebih produktif. 

“Saya senang bisa ikut menanam dan memanen. Rasanya seperti punya harapan baru untuk masa depan,” ucapnya dengan penuh semangat.

Panen selada ini menjadi bukti bahwa pembinaan di Lapas tidak hanya berfokus pada aspek hukum, tetapi juga pada pemberdayaan ekonomi dan sosial. Dengan adanya program pertanian, warga binaan diberi kesempatan untuk belajar, bekerja, dan berkontribusi bagi masyarakat. Harapannya, kegiatan ini terus berlanjut dan semakin memperkuat ketahanan pangan

Kontributor : Humas Lapas Ambon

Discover more from KANWIL DITJENPAS MALUKU

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading