Geser, INFO_PAS – Sebagai langkah preventif dalam menjaga kesehatan lingkungan dan warga binaan, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Geser bersinergi dengan Puskesmas Perawatan Geser untuk melaksanakan sosialisasi pencegahan hantavirus, Jumat (12/6). Pemaparan informasi penting ini disampaikan langsung oleh tenaga medis dari Puskesmas Perawatan Geser, dr. Ulul Azmi Rumalutur dan diikuti oleh petugas dan warga binaan di ruang aula kantor Lapas Geser.
Dalam keterangannya, dr. Ulul Azmi sangat mengapresiasi kolaborasi yang dibangun bersama pihak Lapas Geser. Menurutnya, sosialisasi ini sangat mendesak dilakukan mengingat warga binaan tinggal di dalam lingkungan dengan kepadatan hunian yang cukup tinggi.
“Urgensi kita melakukan sosialisasi ini karena warga binaan berada di lingkungan yang cukup padat. Kita perlu memberikan pemahaman tentang hantavirus agar warga binaan tahu bagaimana mencegah penularannya, dimulai dari menjaga kebersihan diri terlebih dahulu,” jelasnya.
Ia menambahkan, penyebaran hantavirus dapat terjadi melalui kontak langsung dengan hewan pengerat (tikus) atau benda yang terkontaminasi hasil produksinya. “Gunakan Alat Pelindung Diri (APD) untuk melindungi diri dan jangan sampai ada kontak dengan tinja, air kencing, maupun air liur tikus,” tegasnya.
Selain itu, dr. Ulul Azmi juga menyampaikan bahwa, meski berdasarkan data kesehatan di wilayah Maluku belum ditemukan kasus hantavirus, langkah antisipatif dan kewaspadaan tetap harus ditingkatkan. Pengetahuan ini dinilai krusial agar masyarakat, khususnya warga binaan, dapat mandiri dalam menjaga kesehatan pribadi.
Langkah proaktif ini mendapat sambutan baik dari jajaran Lapas Geser. Pelaksana Harian (Plh.) Kasubsi Pembinaan Lapas Geser, M. Yusuf Kilkoda, menyambut positif kegiatan penyuluhan ini sebagai bagian dari komitmen Lapas dalam melindungi dan memenuhi hak kesehatan warga binaan.
“Sosialisasi ini merupakan wujud nyata pemenuhan hak dasar warga binaan untuk mendapatkan informasi dan layanan kesehatan yang layak di dalam lapas. Kami terus berupaya melakukan langkah antisipatif sedini mungkin,” ujar Yusuf.
Senada dengan hal tersebut, Staf Watkesrehab Lapas Geser, Isratul Muslimin, menyampaikan bahwa edukasi ini sangat penting untuk dilakukan. “Giat ini melengkapi berbagai program pembinaan mental dan fisik yang rutin diberikan kepada warga binaan agar mereka tetap sehat dan produktif selama menjalani masa pidana,” terangnya.
Sementara itu, dalam keterangannya kepada Tim Humas, Kepala Lapas Geser, Nober Hasanda Menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi ini adalah langkah preventif yang sangat tepat dan sejalan dengan komitmen kami di Lapas Geser dalam mewujudkan lingkungan yang aman, bersih, dan humanis.
“Sinergi bersamaPuskesmas Perawatan Geser ini memastikan warga binaan kita mendapatkan edukasi kesehatan yang tepat. Kami akan terus memantau penerapannya di blok hunian demi mencegah potensi penyebaran virus,” pungkas Nober.
Kontributor : Humas Lapas Geser

Leave a Reply