
Ambon, INFO_PAS – Warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Ambon menunjukkan kreativitas dan keterampilan mereka dengan memproduksi miniatur Parang Salawaku, senjata tradisional khas Maluku yang sarat makna budaya, Rabu (24/6).
Proses pembuatannya dilakukan secara teliti, dimulai dari pemilihan bahan kayu, pemotongan sesuai bentuk, hingga tahap akhir berupa ukiran dan pewarnaan yang menonjolkan keindahan ornamen khas Maluku. Miniatur ini nantinya akan dipasarkan dalam berbagai kegiatan bazar Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), sebagai bentuk nyata pemberdayaan warga binaan sekaligus pelestarian budaya lokal.
Kalapas Ambon, S. Hendra Budiman, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud pembinaan yang produktif. Ia menegaskan bahwa karya warga binaan harus diberi ruang untuk dikenal masyarakat.
“Kami ingin menunjukkan bahwa warga binaan memiliki potensi besar. Miniatur Parang Salawaku ini bukan hanya karya seni, tetapi juga simbol bahwa mereka bisa berkontribusi positif bagi Masyarakat,” katanya.
Kasi Giatja, Zulkipli Salampessy, menambahkan bahwa kegiatan ini mendukung program aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam hal pemasaran produk hasil karya warga binaan melalui koperasi dan UMKM. Ia menekankan pentingnya sinergi antara pembinaan dan pemberdayaan ekonomi
“Melalui koperasi dan UMKM, produk warga binaan akan dapat dipasarkan lebih luas. Ini adalah langkah nyata mendukung program aksi Kementerian,” tambah Zulkipli.
Salah satu warga binaan berinisial ES mengungkapkan rasa bangga atas kesempatan yang diberikan. Ia menyampaikan bahwa kegiatan ini membuatnya merasa dihargai dan termotivasi.
“Saya senang bisa berkarya. Semoga miniatur ini bisa diterima masyarakat dan menjadi bukti bahwa kami juga bisa menghasilkan sesuatu yang bermanfaat,” ungkapnya.
Dengan adanya kegiatan ini, Lapas Ambon tidak hanya berperan sebagai tempat pembinaan, tetapi juga sebagai pusat kreativitas yang mendukung pelestarian budaya dan pemberdayaan ekonomi. Miniatur Parang Salawaku menjadi simbol harapan baru bagi warga binaan untuk kembali ke masyarakat dengan keterampilan dan semangat positif.
Kontributor : Humas Lapas Ambon

Leave a Reply