Langgur, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tual terus berkomitmen memberikan  pelayanan terbaik bagi warga binaan, salah satunya melalui program pembinaan kepribadian di bidang  keagamaan. Bertempat di Gereja Oikumene Lapas Tual, warga binaan yang beragama Kristen  Protestan mengikuti kegiatan pembinaan rohani rutin secara khidmat dan penuh antusias, Selasa  (27/10).

Kegiatan yang bertujuan untuk memperkuat mental dan spiritual ini terlaksana berkat kerja sama dan  sinergi yang baik antara pihak Lapas Tual dengan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Tual.

Kepala Subseksi Registrasi dan Bimbingan Kemasyarakatan (Bimkemas) Lapas Tual, Fransisco  Fanulene, menegaskan bahwa pembinaan spiritual merupakan fondasi utama dalam mendukung  keberhasilan program reintegrasi sosial.

“Hak beribadah dan pembinaan rohani dioptimalkan untuk menumbuhkan kesadaran diri agar warga  binaan dapat memperbaiki perilaku dan berakhlak mulia sebelum kembali ke masyarakat,” ujarnya.

Penyuluh Agama Kristen Kemenag Tual, Franselino Robert Carelsz, yang hadir sebagai pelayan firman,  turut memotivasi warga binaan agar tidak patah arang. Ia berpesan agar masa pembinaan ini  dimanfaatkan sebagai kesempatan untuk memulihkan diri dan memperkuat pengharapan di dalam  Kristus.

“Masa pembinaan di dalam Lapas bukanlah akhir dari segalanya, melainkan sebuah kesempatan  berharga yang Tuhan berikan untuk berbalik, merenung, dan memulihkan diri. Kami hadir untuk  menguatkan iman saudara-saudara sekalian agar tetap memiliki pengharapan di dalam Kristus dan  berkomitmen penuh menjadi pribadi yang lebih baik,” tuturnya.

Konsistensi program ini diharapkan mampu mencetak insan mandiri yang bertakwa serta mengikis  stigma negatif saat mereka bebas kelak.

Kontributor : Humas Lapas Tual