AMBON, INFO_PAS – Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Ambon kembali menegaskan komitmennya dalam mengakselerasi kualitas pembinaan narapidana. Pada Kamis, (29/10/2026), Pembimbing Kemasyarakatan (PK) Muda Bapas Ambon, Milza Titaley, bersama tim menyambangi Lapas Namlea guna melaksanakan sosialisasi strategis terkait peran Pengamat Pemasyarakatan (PPK) dalam mendukung pembinaan serta pelaksanaan Penelitian Kemasyarakatan (Litmas) bagi warga binaan.

Kegiatan yang menggunakan teknik pembaruan informasi terkini ini turut dihadiri oleh jajaran PPK di Lapas Namlea, termasuk M. Fitrah selaku salah satu representatif PPK setempat. Kehadiran tim Bapas Ambon disambut antusias untuk menyamakan persepsi teknis operasional di lapangan.

Milza Titaley dalam pemaparannya menegaskan urgensi kolaborasi lintas unit pelaksana teknis. Ia berharap kegiatan ini mampu mengoptimalkan fungsi pengawasan secara komprehensif.

“Melalui sosialisasi ini, kami berharap para PPK dapat lebih memahami perannya secara mendalam sehingga proses pembinaan di lapas dapat berjalan jauh lebih optimal, terarah, dan selaras dengan rekomendasi yang tertuang dalam laporan Litmas Bapas,” ujar Milza.

Menanggapi hal tersebut, M. Fitrah memberikan apresiasi atas inisiatif Bapas Ambon. Meski demikian, ia secara terbuka turut membeberkan sejumlah tantangan riil yang kerap dihadapi para petugas di lapangan dalam menjalankan tugas pengawasan harian.

“Kami menyambut baik sinergi ini, namun diakui masih terdapat beberapa kendala dalam melaksanakan peran sebagai PPK secara maksimal, salah satunya adalah keterbatasan sumber daya manusia (SDM) yang ada saat ini,” ungkap Fitrah.

Menjawab tantangan tersebut, Bapas Ambon mendorong penguatan jejaring komunikasi intensif serta pemanfaatan teknologi digital terpadu guna menjembatani keterbatasan personel. Solusi kolaboratif ini diyakini mampu menjaga efektivitas pembinaan demi mewujudkan sistem pemasyarakatan yang progresif dan berkeadilan.

Kontributor : Humas Bapas Ambon