
Langgur, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tual terus menunjukkan komitmennya dalam membekali Warga Binaan melalui program pembinaan kemandirian. Hal ini dibuktikan dengan keberhasilan Warga Binaan dalam memanen sebanyak 26 kilogram sayur kangkung segar dari lahan asimilasi blok dalam Lapas, Kamis (29/10).
Seluruh proses budidaya—mulai dari penggemburan tanah, penanaman, perawatan harian menggunakan pupuk organik, hingga masa panen—dikelola sepenuhnya oleh Warga Binaan dengan pendampingan intensif dari petugas Lapas. Pendampingan rutin ini dilakukan demi memastikan kualitas sayuran tumbuh optimal dan bebas dari hama.
Kepala Lapas Kelas IIB Tual, Nurchalis Nur, menjelaskan bahwa kegiatan budidaya ini tidak hanya menjadi sarana pelatihan kerja, melainkan juga bagian dari kontribusi nyata dalam mendukung ketahanan pangan. Program ini merujuk langsung pada arahan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan terkait 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.
“Panen ini merupakan buah dari kerja keras dan ketekunan para Warga Binaan yang mengoptimalkan lahan terbuka produktif di dalam Lapas. Kami ingin membekali mereka dengan keterampilan bertani yang bernilai ekonomi sebagai modal penting saat mereka kembali ke masyarakat kelak,” ungkap Nurchalis.
Sementara itu, Kasubsi Kegiatan Kerja (Giatja) Lapas Tual, L. Laitera, menambahkan bahwa sayur kangkung yang dihasilkan memiliki kualitas yang sangat baik dan segar karena dirawat secara organik. Terkait distribusi hasil tani tersebut, pihak Lapas telah menyiapkan alokasi khusus.
“Sebagian besar dari 26 kilogram hasil panen ini akan langsung disalurkan ke dapur Lapas untuk memenuhi kebutuhan gizi harian para Warga Binaan. Sementara sisanya akan dipasarkan untuk memenuhi kebutuhan internal maupun masyarakat sekitar,” pungkas Laitera.
Melalui keberhasilan program agribisnis yang berjalan rutin ini, Lapas Kelas IIB Tual membuktikan diri mampu bertransformasi menjadi pusat pelatihan kerja yang produktif. Program pembinaan ini diharapkan dapat terus mengikis stigma negatif dan melahirkan individu-individu baru yang mandiri serta siap berkontribusi positif di tengah masyarakat.
Kontributor : Humas Lapas Tual

Leave a Reply